Menuju KERIDHOAN ALLAH

Jaka Simbara

BERMULA DARI KEINGINAN UNTUK BERBAGI DENGAN SESAMA , NASEHAT MENASEHATI DALAM KEBENARAN
MAKA BLOG INI ADA .


"DAN HENDAKLAH ADA DI ANTARA KAMU SEGOLONGAN UMAT YANG MENYERU KEPADA KEBAJIKAN, MENYURUH KEPADA YANG MAKRUF, DAN MENCEGAH DARI YANG MUNGKAR. MEREKALAH ORANG-ORANG YANG BERUNTUNG" (QS ALI IMRAN:104)


DAN SESUNGGUHNYA KAMI JADIKAN UNTUK ISI NERAKA JAHANNAM KEBANYAKAN DARI JIN DAN MANUSIA, MEREKA MEMPUNYAI HATI, TETAPI TIDAK DIPERGUNAKANNYA UNTUK MEMAHAMI AYAT - AYAT ALLAH, DAN MEREKA MEMPUNYAI MATA, TETAPI TIDAK DIPERGUNAKANNYA UNTUK MELIHAT TANDA - TANDA KEKUASAAN ALLAH, DAN MEREKA MEMPUNYAI TELINGA, TETAPI TIDAK DIPERGUNAKANNYA UNTUK MENDENGAR AYAT - AYAT ALLAH. MEREKA ITU SEBAGAI BINATANG TERNAK, BAHKAN MEREKA LEBIH SESAT LAGI. MEREKA ITULAH ORANG - ORANG YANG LALAI. (QS AL A'RAAF : 179)


JADIKANLAH HIDUP INI SEBAGAI LADANG AMAL UNTUK BEKAL DI AKHERAT KELAK YANG ABADI. HIDUP HANYA SEKALI, JANGANLAH KITA SIA-SIAKAN. INILAH SAAT YANG MENENTUKAN TEMPAT KITA KELAK, DI SURGA......, ATAUKAH NERAKA......







MATEMATIKA SHOLAT BERJAMA’AH



Assalaamu ‘Alaikum Warakhmatullaahi wabarakaatuh.

Sholat adalah salah satu rukun islam yang diwajibkan bagi setiap muslim untuk mendirikannya. Sholat menduduki urutan nomor dua di dalam rangkaian rukun Islam. Rukun Islam yang pertama adalah membaca syahadat, yang merupakan persaksian atas ketuhanan ALLAH SWT dan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Setelah seseorang bersaksi bahwa “Tiada Tuhan selain ALLAH dan Muhammad utusan ALLAH” maka sebagai bukti keimanannya , seorang muslim harus mendirikan sholat. Bahkan bagi setiap muslim , hal pertama yg diperhitungkan di hari penghisaban kelak adalah sholat. Dengan demikian maka sholat mempunyai kedudukan yang penting dalam pandangan ALLAH, karena merupakan hak ALLAH, dan mempunyai keutamaan lebih bila dibanding dengan ibadah-ibadah yang lain, sebagaimana dinyatakan dalam Al Quran sebagai berikut:  



“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”   (QS  AL ‘ANKABUUT : 45)
Karena Sholat merupakan ibadah yang besar bobotnya dalam pandangan ALLAH, maka dosa besar bagi seseorang yang meninggalkan sholat . Di dalam sebuah kitab yang membahas tentang fadhilah sholat disebutkan bahwa hukuman bagi orang yang meninggalkan 1 kali sholat adalah setara dengan 80 ribu tahun dibakar di neraka. Sedemikian pentingnya sholat, sehingga sudah selayaknya kita tidak boleh meremehkan . Bahkan ALLAH menjanjikan pahala yang besar bagi yang mendirikan sholat dengan sempurna. Nah.... bagaimana sholat yang sempurna ?, tentunya harus khusuk, dan akan lebih utama jika dikerjakan secara berjama’ah, dimana ALLAH melipat gandakan pahalanya menjadi 25 kali lipat. Nah..... untuk itu mari kita hitung betapa jauh bedanya pahala yang kita dapat  sepanjang umur kita bila kita mengerjakan sholat dengan cara berjama’ah.


Apabila kita sholat sendirian (tidak berjamaah dengan uzur yang dibenarkan oleh syar’i) maka pahala yang kita dapat adalah sebagai berikut  :
Dalam 1 hari kita sholat 5 waktu , maka pahala yang kita dapat = 5  pahala
Dalam 1 tahun = 5 x 365 hari  =  1.825  pahala
Jika kita hidup sampai umur 65 tahun maka = 1.825 x (65-8)  =  104.025  pahala

Apabila kita sholat berjama’ah, maka pahala yang didapat adalah  :
Dalam 1 hari  =  5 x 25  =  125  pahala
Dalam 1 tahun = 125 x 365 hari  =  45.625  pahala
Jika kita hidup sampai umur 65 tahun maka  =  45.625 x (65-8)  =  2.600.625   pahala

NAH.....BANDINGKAN 
SHOLAT SENDIRI  SEUMUR HIDUP DAPAT =  104.025  PAHALA
SHOLAT BERJAMA’AH SEUMUR HIDUP DAPAT = 2.600.625  PAHALA
ALANGKAH JAUH PERBEDAANNYA. Dan apakah kita yakin dengan modal sholat kita yang sendirian, dengan 104.025  pahala , bisa mengantar kita ke surga, tanpa melalui neraka ? , sedangkan dosa juga kita perbuat sehari-hari baik secara sadar, maupun yang tidak kita sadari. Jika kemudian ditimbang ternyata lebih berat dosanya, maka kita harus merasakan neraka dahulu, sampai lunas hukumannya baru menuju ke surga.
Bahkan Rasulullah dan para sahabat saja masih memperbanyak amal dengan senantiasa sholat berjamaah dan ibadah2  yang lain. Lalu apakah kita sedemikian berani dan yakin mengatakan bahwa bekal kita cukup untuk di hari pembalasan kelak ?? sehingga kita tidak memerlukan untuk mengejar pahala sholat berjama’ah ??  . Naudzu Billaahi min dzaalik.
Maka bersegeralah perbanyak bekal amal dengan sholat berjama’ah.
Wassalaamu ‘Alaikum  Warakhmatullaahi Wabarakaatuh. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SILAHKAN ANDA BERKOMENTAR DI SINI :